Matan (Nadham) 'Aqฤซdatul Awam (ุนููุฏุฉ ุงูุนูุงู ) karya As-Sayyid Ahmad al-Marzลซqฤซ
Penjelasan Nadham Aqidatul Awam (Jala'ul Afham Syarh 'Aqidatil 'Awam) karya KH. Muhammad Ihyฤ' 'Ulลซmiddฤซn.
Segala puji bagi Allah, Tuhan Semesta Alam, yang telah menganugerahkan taufik dan hidayah-Nya kepada umat manusia untuk senantiasa mencari dan mendalami kebenaran. Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Sayyiduna Muhammad ๏ทบ, junjungan kita, Nabi terbaik yang telah menuntun umat dari kegelapan menuju cahaya.
Kitab Matan (Nadham) 'Aqฤซdatul Awam (ุนููุฏุฉ ุงูุนูุงู ) karya As-Sayyid Ahmad al-Marzลซqฤซ merupakan salah satu karya monumental dalam khazanah keilmuan Islam, khususnya dalam disiplin Ilmu Tauhid. Kitab ini disajikan dalam bentuk nadzam (syair) yang indah dan ringkas, menjadikannya sangat populer dan mudah dihafal oleh kaum Muslimin, bahkan oleh masyarakat awam sekalipun (al-'awam), sebagai pondasi dasar dalam memahami 50 (lima puluh) perkara akidah yang wajib diketahui, mulai dari sifat-sifat Allah SWT, sifat-sifat Rasul, hingga perkara ghaib lainnya.
Namun, untuk menggali kedalaman makna dan memahami konteks bait-bait syair tersebut secara utuh, diperlukan sebuah penjelasan (syarah) yang mumpuni. Untuk itu, kami menghadirkan cetakan istimewa ini yang menyertakan Penjelasan Nadham Aqidatul Awam (Jala'ul Afham Syarh 'Aqidatil 'Awam) karya seorang ulama Nusantara, KH. Muhammad Ihyฤ' 'Ulลซmiddฤซn.
Syarah ini hadir sebagai jembatan ilmu yang menghubungkan matan ringkas nan padat dengan pemahaman yang lebih luas dan mendalam. Melalui penjelasan dari KH. Muhammad Ihyฤ' 'Ulลซmiddฤซn, diharapkan pembaca tidak hanya sekadar hafal bait-bait nadzam, tetapi juga mampu meresapi, menginternalisasi, dan mengamalkan nilai-nilai tauhid yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari.
Terjemahan Lengkap: Aku memulai dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang, yang selalu memberi kenikmatan.
Penyusun (nฤzim) memulai bait syair ini dengan Basmalah (ucapan ุจูุณูู ู ุงูููููู ุงูุฑููุญูู ููู ุงูุฑููุญููู ู) untuk meneladani Al-Qur'an dan mengamalkan hadis Nabi Muhammad, "Setiap hal yang mendapat perhatian dalam agama yang tidak dimulai dengan Basmalah akan terputus (kurang kebaikannya)". Hal ini juga meneladani Nabi yang selalu memulai tulisan dan surat-surat beliau dengan Basmalah.
Terjemahan Lengkap: Segala puji hanya bagi Allah yang maha dahulu, maha pemula, maha akhir, dan yang kekal tidak akan berubah.
Nฤzim melanjutkan dengan Hamdalah (ucapan ุงููุญูู ูุฏู ููู) untuk memuji Allah yang bersifat Qadฤซm, Awal, Akhir, dan Kekal. Tujuannya adalah mengamalkan sabda Nabi: "Setiap hal yang mendapat perhatian dalam agama yang tidak dimulai dengan hamdalah akan terputus (dari keberkahan)", dan untuk melaksanakan kewajiban mensyukuri nikmat.
Terjemahan Lengkap: Kemudian semoga shalawat serta salam selamanya selalu terlimpahkan kepada Nabi, sebaik-baik orang yang bertauhid.
Nฤzim menambahkan Shalawat dan Salam untuk mengamalkan hadis, "Setiap hal yang mendapat perhatian dalam agama yang tidak dimulai dengan hamdalah dan shalawat kepadaku akan terputus dan dihapus dari segala berkah". Hal ini juga disukai oleh Imam Asy-Syafi'i.
Terjemahan Lengkap: Dan juga keluarga, sahabat-sahabat beliau, beserta orang-orang yang mengikuti jalan agama yang benar dan tidak melakukan perbuatan bid'ah.
Melanjutkan permohonan shalawat dan salam kepada keluarga dan para pengikut Nabi.
Terjemahan Lengkap: Dan setelah itu, maka ketahuilah bahwa diwajibkan mengenal (ma'rifah) sifat-sifat yang wajib bagi Allah yang berjumlah 20 sifat.
Setiap orang yang mukallaf (balig dan berakal) wajib mengenal dan meyakini sifat-sifat wajib bagi Allah (yang tidak mungkin ditiadakan oleh akal). Nฤzim memulai dengan 20 sifat wajib bagi Allah, yang dirincikan dalam bait-bait selanjutnya.
Terjemahan Lengkap: Allah itu maujud (ada), qadฤซm (tidak berpemulaan), bฤqฤซ (kekal), berbeda dengan makhuk apapun secara mutlak.
Terjemahan Lengkap: Berdiri sendiri, ghaniyy (Maha Kaya), wahid (tunggal), hayy (hidup), qadir (Maha Kuasa), murid (Maha Berkehendak), Maha Mengetahui segala sesuatu.
Terjemahan Lengkap: Sami' (maha mendengar), Baลฤซr (maha melihat), Mutakallim (maha berbicara), Dia (Allah) memiliki 7 sifat yang terangkum.
Tiga sifat pertama dalam bait ini (Sami', Baลฤซr, Mutakallim) adalah Sifat Ma'nawiyyah (keadaan Dzat yang melekat pada sifat Ma'ฤnฤซ). Tujuh sifat yang terangkum (yang dirinci di bait berikutnya) adalah Sifat Ma'ฤnฤซ.
Terjemahan Lengkap: Yaitu sifat Qudrat (kuasa), Iradah (berkehendak), Samฤ' (mendengar), Baลar (melihat), Hayat (hidup), 'Ilmu (mengetahui), dan Kalฤm (berbicara).
Terjemahan Lengkap: Dan boleh (jฤ'iz) (bagi Allah) dengan karunia (Fadl) dan keadilan-Nya (Adl), meninggalkan segala hal yang mungkin terjadi atau melakukannya.
Sifat Jฤ'iz (wenang/boleh) bagi Allah hanya satu: Melakukan segala hal yang mungkin terjadi (menciptakan) atau meninggalkannya (tidak menciptakan). Seorang mukallaf wajib meyakini bahwa Allah berhak menciptakan atau menentukan apa pun sesuai kehendak-Nya dan tidak memiliki kewajiban apa pun. Allah-lah pemegang kendali mutlak.
Terjemahan Lengkap: Allah mengutus para Rasul yang bersifat Faศฤnah (cerdas), ลidq (jujur), Tablฤซgh (menyampaikan) dan juga Amanah (dipercaya).
Wajib meyakini Allah memiliki para malaikat dan para nabi/rasul.
Terjemahan Lengkap: Adapun sifat jฤ'iz bagi mereka, yaitu sifat (manusiawi) yang tidak mengurangi (kemuliaan mereka) sedikit pun, seperti sakit yang tidak begitu parah.
Sifat Jฤ'iz bagi Rasul adalah terjadinya sifat-sifat manusiawi (al-a'rฤd al-bashariyyah) yang tidak mengurangi martabat mereka. Contohnya: makan, minum, jual-beli, menikah, mati, hidup, sakit, dll. Mustahil terjadi sifat yang mengurangi martabat, seperti lepra, kusta, tuli, buta, bisu, lumpuh, pincang, juling. Nabi tidur, tapi hanya mata yang terlelap, hati tetap terjaga.
Terjemahan Lengkap: Mereka (Rasul) terjaga dari dosa seperti halnya para Malaikat, hal itu merupakan sebuah keharusan (wฤjibah). Bahkan mereka jauh lebih mulia daripada Malaikat.
Wajib meyakini 'Iลmah (Kema'shuman) para Nabi/Rasul, bersih dari maksiat, tidak meninggalkan kewajiban, dan tidak melakukan hal haram/makruh. Mayoritas ulama berpendapat Rasul lebih mulia daripada Malaikat. Nabi Muhammad adalah yang termulia di antara Ulul 'Azm (Nuh, Ibrahim, Musa, Isa, Muhammad).
Terjemahan Lengkap: Adapun sifat-sifat yang mustahil adalah kebalikan dari sifat-sifat yang wajib, maka hafalkanlah semua sifat yang berjumlah 50 itu, hukum menghafalkannya adalah wajib.
Sifat mustahil bagi Allah dan Rasul adalah kebalikan dari sifat wajib.
| Subjek | Sifat Wajib | Sifat Mustahil (Lawan) | Sifat Jฤ'iz (Boleh) | Total |
|---|---|---|---|---|
| Allah | 20 sifat. | 20 sifat. | 1 sifat. | 41 |
| Rasul | 4 sifat (Faลฃฤnah, Sidq, Tablฤซgh, Amanah). | 4 sifat (Baladah/Jahl, Kidhb, Kitmฤn, Khiyฤnah). | 1 sifat. | 10 |
| Total Keseluruhan | 50 | |||
Terjemahan Lengkap: Mengetahui keduapuluh lima rasul secara terperinci adalah wajib bagi setiap mukallaf. Maka yakinkanlah dan cari tahu jumlah mereka.
Wajib mengetahui nama 25 Rasul yang disebutkan dalam Al-Qur'an secara terperinci.
Mereka adalah: Nabi Adam, Nabi Idrฤซs, Nabi Nuh dan Nabi Hลซd, Nabi ลalih dan juga Nabi Ibrฤhฤซm. Semua adalah panutan. Nabi Lลซt, Nabi Ismฤ'ฤซl, Nabi Ishaq. Begitu juga Nabi Ya'qub, Nabi Yลซsuf dan Nabi Ayyรผb yang selanjutnya. Nabi Syu'aib, Nabi Hฤrลซn, Nabi Mลซsฤ dan Nabi al-Yasa', Nabi Zul-Kifl, Nabi Dawลซd, dan Nabi Sulaiman berikutnya. Nabi Ilyฤs, Nabi Yลซnus, Nabi Zakariyyฤ, dan Nabi Yahya, Nabi 'Isฤ dan ศฤhฤ (Nabi Muhammad) yang merupakan nabi penutup. Maka janganlah kamu menyimpang dari kebenaran.
Daftar 25 Rasul disebutkan secara lengkap. Jumlah Nabi menurut pendapat masyhur adalah 124.000, yang terpilih jadi Rasul 313.
Terjemahan Lengkap: Semoga limpahan rahmat dan keselamatan selalu tercurahkan kepada mereka, begitu juga kepada keluarga mereka sepanjang hari.
Menutup bagian Rasul dengan permohonan shalawat dan salam untuk mereka dan keluarga mereka.
Terjemahan Lengkap: Dan malaikat yang tercipta tanpa ayah maupun ibu, mereka tidak perlu makan, minum dan juga tidur.
Malaikat diciptakan tanpa ayah dan ibu, tidak makan, minum, tidur, dan tidak bergender laki-laki atau perempuan. Mereka memiliki jasad dari cahaya, halus, dan mampu menjelma. Mereka selalu taat sempurna kepada Allah.
Perincian sepuluh malaikat yang wajib diyakini: Malaikat Jibril, Mฤซkฤl, Israfฤซl, 'Izrฤ'ฤซl. Malaikat Munkar, Nakฤซr, Raqib, dan 'Atid. Malaikat Malik dan Malaikat Ridwan yang selanjutnya.
Terdapat empat kitab samawi yang perinciannya: Kitab Taurat yang diturunkan kepada Nabi Mลซsฤ. Kitab Zabลซr yang diturunkan kepada Nabi Dฤwลซd. Kitab Injil yang diturunkan kepada Nabi 'ฤชsฤ. Dan Al-Furqan (Al-Qur'an) yang diturunkan kepada sebaik-baik nabi dan rasul.
Terjemahan Lengkap: Dan ลuhuf (lembaran-lembaran) Nabi Ibrฤhฤซm Al-Khalil dan Nabi Mลซsฤ Al-Kalฤซm, di dalamnya merupakan Kalฤm (firman) Dzat Yang Maha Menghukumi dan Maha Mengetahui.
Wajib meyakini Allah juga menurunkan beberapa lembaran (ลuhuf) kepada Nabi Ibrahim dan Nabi Mลซsฤ sebelum Taurฤt.
Terjemahan Lengkap: Dan apa pun yang disampaikan oleh Rasul, maka sepantasnya kita pasrah (Taslim) dan menerima (Qabul).
Wajib bagi mukallaf untuk melaksanakan dan mengaplikasikan ajaran apa pun yang dibawa oleh Rasulullah, karena beliau adalah sumber kedua segala hukum setelah Al-Qur'an.
Terjemahan Lengkap: Hukumnya kita beriman dengan hari akhir adalah wajib dengan segala kejadian luar biasa (al-'ajab) yang ada pada hari itu.
Setiap mukallaf wajib percaya dan beriman kepada hari akhir, serta wajib mempercayai segala kejadian yang berkaitan dengan hari tersebut.
Inilah penutup (Khฤtimah) yang menjelaskan apa saja yang tersisa dari hal-hal yang wajib diyakini oleh seorang mukallaf.
Bait ini menjadi pengantar untuk merincikan hal-hal wajib lain, yang berfokus pada Nabi Muhammad.
Nabi kita Muhammad itu telah diutus sebagai rahmat kepada alam semesta dan beliau telah mendapatkan keutamaan.
Ayah beliau adalah 'Abdullah bin 'Abdul Muttalib, yang nasabnya terhubung kepada Hasyim bin 'Abdu Manฤf.
Ibunya ialah Aminah Az-Zuhriyyah, yang menyusui beliau adalah Halimah As-Sa'diyyah.
Lahirnya di Makkah (12 Rabฤซ'ul Awwal, tahun Gajah). Wafat di kota Taibat (Madฤซnah Munawwarah).
Umur beliau sebelum menerima wahyu telah genap 40 tahun. Sedangkan umur beliau (ketika wafat) telah melebihi 60 tahun (63 tahun qamariyyah).
Anak-anak beliau berjumlah 7 orang. Tiga orang di antaranya adalah laki-laki. Mereka adalah Qasim dan 'Abdullah. Beliau ('Abdullah) digelari dengan At-Tayyib (baik) dan At-Tahir (suci).
Qasim dan 'Abdullah adalah putra dari Sayyidah Khadฤซjah dan wafat saat masih kecil.
Putra beliau Ibrฤhฤซm dihasilkan dari seorang budak perempuan (surriyyah). Ibundanya bernama Mฤriyah Al-Qibศiyyah. Anak-anak beliau selain Ibrฤhฤซm berasal dari Khadฤซjah. Mereka berjumlah 6 orang, maka ketahuilah mereka dengan penuh rasa cinta.
Ibrฤhฤซm lahir dari Mฤriyah Al-Qibศiyyah. Anak dari Sayyidah Khadijah: 2 putra dan 4 putri (total 7 anak Nabi).
Dan 4 orang putri akan disebutkan. Semoga keridhaan Tuhanku selalu tercurahkan untuk mereka semua. Fฤศimah Az-Zahrฤ' adalah putri beliau yang memiliki suami bernama 'Alฤซ. Kedua anak dari keduanya adalah dua cucu (as-Sibแนญฤn) Rasulullah (Hasan dan Husain). Keistimewaan mereka semua sangatlah jelas.
Fฤศimah dinikahi oleh 'Alฤซ bin Abฤซ ศฤlib. Keturunan Fatimah (Ahlul Bait) diperintahkan untuk dicintai.
Kemudian Zainab lalu disusul dengan Ruqayyah, dan Ummu Kรผltsลซm yang suci dan diridhai. Nabi yang terpilih wafat meninggalkan 9 orang istri. Mereka diberi pilihan namun mereka lebih memilih Nabi sang panutan.
Tiga putri lain dari Khadijah adalah Zainab, Ruqayyah, dan Ummu Kรผltsลซm. Nabi wafat meninggalkan 9 istri (Ummul Mu'minin).
Mereka yaitu: Sayyidah 'A'isyah, Hafลah, Sawdah, ลafiyyah, Maimลซnah, Ramlah. Hindun (Ummu Salamah), Zaynab, dan Juwayriyyah. Merekalah ibu-ibu bagi orang-orang beriman (Ummul Mu'minin) yang selalu diridhai Allah.
Total istri yang ditinggalkan wafat adalah 9 orang. Menikah lebih dari 4 istri adalah keistimewaan (khuลลซลiyyah) beliau.
Hamzah adalah paman beliau, begitu juga 'Abbฤs. Bibi beliau bernama ลafiyyah wanita yang memiliki penebusan (seorang muslimah).
Paman yang masuk Islam: Hamzah (bergelar "Singa Allah") dan 'Abbฤs. Bibi yang masuk Islam: ลafiyyah (Ibu Zubayr bin 'Awwฤm).
Sebelum hijrah, terjadi Isra' (Makkah ke Baitul Maqdis) dan dilanjutkan Mi'raj (naik ke langit), hingga Nabi melihat langsung kepada Tuhan Yang Maha Berbicara. Wajib meyakini Isra' dan Mi'raj.
(Penglihatan kepada Allah) tanpa bentuk dan batasan. Lalu Allah mewajibkan kepada beliau shalat 5 waktu setelah diberi keringanan dari 50 waktu. Nabi telah menyampaikan kepada umatnya mengenai peristiwa Isra' dan juga mengenai diwajibkannya shalat 5 waktu tanpa ada keraguan sedikit pun.
Kewajiban Shalat 5 waktu adalah hasil keringanan dari 50 waktu, atas saran Nabi Mลซsฤ.
Sayyidunฤ Abลซ Bakar Aล-ลiddฤซq sangatlah beruntung karena telah mempercayai Nabi, begitu juga (beliau mempercayai) dengan peristiwa Mi'raj. Aล-ลiddฤซq adalah gelar Abลซ Bakar karena beliau adalah orang pertama yang percaya pada Isra' dan Mi'raj.
Ini adalah sebuah akidah yang ringkas dan mudah dipahami oleh orang-orang awam.
Penyusun nadham ini adalah Ahmad Al-Marzลซqฤซ. Beliau adalah orang yang memiliki nasab yang bersambung kepada Nabi yang benar dan dipercayai. Beliau menutup dengan Hamdalah dan Shalawat kepada Nabi, sebaik-baik sosok pengajar.
Begitu juga (memohon Shalawat dan Salam) kepada keluarga, sahabat dan setiap pemberi petunjuk. Dan juga kepada setiap orang yang mengikuti sebaik-baik jalan. Aku pun memohon kepada Tuhan Yang Maha Pemurah keikhlasan dalam beramal dan juga kemanfaatan bagi setiap orang yang mempelajari bait syair ini.
Doa penutup dari nฤzim agar karyanya ikhlas karena Allah dan bermanfaat bagi semua yang mempelajarinya.
Jumlah Bait: 57 bait (dihitung dari kata Mayz dengan metode Jummal).
Tahun Penulisan: 1258 Hijriyah (dihitung dari kata Lฤซ Hayyun Ghurri Jumal).
Aku beri nama bait-bait syair ini dengan 'Aqฤซdatul 'Awฤm, menjelaskan akidah-akidah yang wajib diyakini dalam agama dengan sempurna.